My Travelmate while in Bali & Review Tegal Sari Ubud


Yess. Ini adalah partner in crime 5 hari saya kali ini selama di Bali. Sebut saja dia @zacefron ehh salah.. @habibi.coach .

Memang apabila melakukan perjalanan spontan sebaiknya tidak banyak kepala. Kalau saya pribadi sih menyarankan maksimal 3 orang saja. Karena kalau 4 org bisa jadi gep atau pecah kelompok plusss bonus konflik krisis antar personil. Fiuhh..
Trip kali ini pun sangat ringan dengan medan jalan yang sebaliknya. Ide-ide tempat wisata pun suka muncul seenaknya. Tiba-tiba ke air terjun mana, tiba-tiba belok ke tanah lot, tiba-tiba makan, tiba-tiba kenalan ๐Ÿ˜† tapi saya PUASS dengan sohib trip saya tersebut. Gak cerewet dan yang penting mau jadi sopir ojek selama 5 hari tersebut.
Dengan travelmate saya tersebut saya belajar untuk ikhlas. Ikhlas bahwa selama bersama tak ada yg bisa saya pelajari apa-apa dari dia.. Hahahahha.. Begayaan. Intinya SUKA DAHHH kalau gak bawel, gak pernah komplain, selalu bersemangat, selalu mau mendengar dan ikhlas kalau jatah space kasur kami 75%nya bagian saya ๐Ÿ˜‚
Btw, foto tersebut diambil dari depan rumah penginapan kami. Ada tangga naik biar view kamar tamu jadi lebih istimewa. Nama hotelnya Tegal Sari Ubud. Kamarnya dari 300ribuan. Berhubung sudah full booked room kami pun memilih wooden room dengan rate per malamnya seharga Rp.500.000 + tax. Gak papa deh karena 4 hari lainnya nginapnya gratis di rumah mbak tuge ๐Ÿ˜˜ Thank youuu mbak tuge yang baik hatii.. .

Oh iya berikut view kamar wooden room nya Tegal Sari Ubud

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s