Bagaimana caranya sukses mendapatkan pekerjaan.

Wah sudah lulus kuliah nih, kuliah yang berarti selama ini sudah menunda pengangguran.
Nggak semuanya benar, karena kuliah berguna untuk menyiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Hampir semua orang pernah menjadi pengangguran setelah kuliah, ntah sebulan, 3 bulan, setahun, 2 tahun hingga memutuskan untuk langsung kawin aja biar suaminya aja yang nyari duit hehe..

Jadi pengangguran itu adalah proses yang alamiah, pokonya kita harus sabar dan terus berusaha aja.
Soalnya bete juga nih kalau ada kayak temanku yang bilang “sandi, enaknya kamu dah kerja. Aku aja sampai sekarang masih belum dapat” lalu kutanya lagi, “Sudah melamar kemana aja?”, dan jawabnaya adalah “baru 1 kali melamar” Yah.. itu mah kurang niat, kurang usaha.

Btw, aku sendiri sempat hingga 3 bulan menganggur. dan kalau ditelaah prosesnya menjadi 3 bagian.
Bagian atau Bulan pertama, masa pencarian target lowongan yang mau dilamar. Ini yang paling bikin bete sekaligus menantang. Kira-kira kita bisa menemukan lowongan yang tepat atau belum. kalau belum, yah nunggu lagi deh minggu depan (koran hari sabtu)
Bulan kedua, Episode panggilan buat test.
Bulan ke tiga, Nego gaji dan kapan mulai kerja.
Itu faseku sih, kalau kamu bisa jadi fasenya lebih cepat.
Atau tambahin juga usahamu dengan cari kerja dan daftarin diri lewat jobstreet.com atau karir.com. Gak sedikit lho perusahaan-perusahaan elit nyari karyawan di sana.

Kesuksesan dalam melamar pekerjaan paling dipengaruhi dari ‘WAWANCARA’. Jadi jangan anggap remeh babak ini, bukan karena pintar ngomong, kita jadi pede banget bakal diterima. Tapi dari wawancara juga bisa dilihat Attitude, personality, kemampuan komunikasi serta kepintaran seseorang.

Sekarang aku mau bagi-bagi pengalaman Bagaimana caranya sukses mendapatkan pekerjaan.
1. Siapkan CV yang rapi menarik, Lebih baik menggunakan bahasa Inggris, yakinkan kalau kita adalah orang yang tepat tanpa terkesan sombong.
2. Siapkan foto baru dengan busana ‘Ngantor’. Pakai kemeja, dasi atau jas. Pengen tau foto apa yang kusertakan kalau melamar. Tarra… Seperti di bawah ini.

Eit eitt.. jangan salah, 90 persen perusahaan yang kulamar menggunakan foto tersebut memanggilku buat tes berikutnya dan sempat-sempatnya mereka juga ngobrolin fotoku. Kubilang aja foto ini juga ada sedikit sentuhan photoshopnya. Dan ini jadi nilai plus karena kita dinilai akrab dengan komputer atau perkembangan teknologi.
3. Sertakan pengalaman-pengalaman yang layak exist di CV, seperti the 1st winner speech contest, pengalaman ngemsi atau menjadi ketua umum di organisasi bahasa inggris di sekolah. Point plus donkzz….
4. Manfaatkan kelemahan menjadi kekuatan. Begini, ini terjadi di daerahku. banyak yang enggan memakai dasi dalam melamar,dan ini justru menjadi kesempatan kamu untuk tampil beda dan meyakinkan si pewawancara kalau kamu benar-benar serius mendapatkan pekerjaan tersebut.
5. Datang yang rapi ya, rambut yang gondrong dipangkas.
6. Pelajari profil perusahaan yang akan kamu datangi buat tes.
7. Siapkan alat tulis. gak lucu ketika kamu mau isi form didepan si pemberi test kamu nanya ‘punya balpoint pak?’. Wow, belum mulai tapi sudah sukses meruntuhkan image awal.
7. Pribadi yang friendly memang yang paling oke. Santai, lucu dan tetap menunjukan kalau kita pintar.
8. Grogi? jangan donk. Pelamar yang lain udah grogi, kok kamu ikut-ikutan juga. Kreatif lah, dengan cara jangan gugup. Biar grogi menjadi urusan pelamar yang lain. Dan urusan kamu adalah bagaimana caranya kamu memenangkan persaingan ini.
9. saat wawancara tetap senyum untuk memperlihatkan kepercaan diri tapi jangan berlebihan. Ngerti donk hehe
10. Kontak mata untuk mencerminkan kalau kita pribadi yang percaya diri, terbuka dan jujur. tapi jangan terus menerus. Nanti dikira kamu mempelototi si pewawancara. Apalagi kalau ditambah ilernya keluar, lain lagi ceritanya.
11. Hindari kata-kata ‘Prokem’ seperti ‘kayaknya’. ‘uh’, ‘eh’ apalagi ‘anu’ hohoho so not profesional.
12. Percaya diri oke, tapi ingat jangan terlalu agresif.
13. matikan Handphone!
14. Tunjukan apa yang dapat kamu lakukan bagi perusahaan bukan pada apa yang dapat perusahaan lakukan kepada kamu.
15. kalau si pewawancara nanya apa ada hal lain yang bisa kamu tanyakan. kamu bisa ajukan pertanyaan cerdas mengenai perusahaan, pekerjaan dan industri.
16. Tutup wawancara dengan mengucapkan terimakasih, jangan buru-buru keluar karena ingin cepat-cepat berlega diri ke luar ruangan.

Jadi, Mudah-amudahan Anak muda Engkaw sukses mendapatkan pekerjaan impianmu. Aminn…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s